Sekelumit Masa Lalu dan Masa Depan

kesendirian itu hal yang tak menyenangkan
tapi kalo demi kebaikan adalah pengecualian

kalo kebaikan itu sudah terwujud
kesendirian itu akan musnah dengan perlahan

apakah kesendirian itu membuatmu takut???
sayang sekali berarti, kau belum mengerti makna tersembunyinya.

kau meratapi kesendirianmu???
wah, sayang sekali..itulah waktumu untuk bisa lebih baik lagi

kau mengenang tentang kebersamaanmu yang dulu???
wah sayang sekali, kau masih belum bisa merubah sikapmu..

Tak baik,
bila kita tenggelam dalam kebersamaan yang bukan menjadi milik kita sekarang
Masa lalu adalah sejarah

Kita hidup dan berjuang di masa sekarang
Masa depan adalah misteri

Setiap keputusan akan mempengaruhi masa depan

dgs.

Cinta seoorang engineer

Tidak harus berwujud “bunga”

Suami saya adalah seorang engineer, saya mencintai sifatnya yang alami dan
saya menyukai perasaan hangat yang muncul di hati saya ketika saya bersandar
di bahunya yang bidang.

Tiga tahun dalam masa perkenalan, dan dua tahun dalam masa pernikahan, saya
harus akui, bahwa saya mulai merasa lelah, alasan-2 saya mencintainya dulu
telah berubah menjadi sesuatu yang menjemukan.

Saya seorang wanita yang sentimentil dan benar-2 sensitif serta berperasaan
halus. Saya merindukan saat-saat romantis seperti seorang anak yang
menginginkan permen. Tetapi semua itu tidak pernah saya dapatkan. Suami saya
jauh berbeda dari yang saya harapkan. Rasa sensitif-nya kurang. Dan
ketidakmampuannya dalam menciptakan suasana yang romantis dalam pernikahan
kami telah mementahkan semua harapan saya akan cinta yang ideal.

Suatu hari, saya beranikan diri untuk mengatakan keputusan saya kepadanya,
bahwa saya menginginkan perceraian.” Mengapa?” , dia bertanya dengan terkejut.
“Saya lelah, kamu tidak pernah bisa memberikan cinta yang saya inginkan”
Dia terdiam dan termenung sepanjang malam di depan komputernya, tampak
seolah-olah sedang mengerjakan sesuatu, padahal tidak.

Kekecewaan saya semakin bertambah, seorang pria yang bahkan tidak dapat
mengekspresikan perasaannya, apalagi yang bisa saya harapkan darinya? Dan
akhirnya dia bertanya, “Apa yang dapat saya lakukan untuk merubah
pikiranmu?”. Saya menatap matanya dalam-dalam dan menjawab dengan pelan,
“Saya punya pertanyaan, jika kau dapat menemukan jawabannya di dalam hati
saya, saya akan merubah pikiran saya: Seandainya, saya menyukai setangkai
bunga indah yang ada di tebing gunung dan kita berdua tahu jika kamu
memanjat gunung itu, kamu akan mati. Apakah kamu akan melakukannya untuk
saya?”

Dia termenung dan akhirnya berkata, “Saya akan memberikan jawabannya besok.”
Hati saya langsung gundah mendengar responnya.

Keesokan paginya, dia tidak ada dirumah, dan saya menemukan selembar kertas
dengan oret-2an tangannya dibawah sebuah gelas yang berisi susu hangat yang
bertuliskan. …

“Sayang, saya tidak akan mengambil bunga itu untukmu, tetapi ijinkan saya
untuk menjelaskan alasannya.”
Kalimat pertama ini menghancurkan hati saya. Saya melanjutkan untuk
membacanya.
“Kamu bisa mengetik di komputer dan selalu mengacaukan program di PC-nya dan
akhirnya menangis di depan monitor, saya harus memberikan jari-2 saya supaya
bisa membantumu dan memperbaiki programnya.”

“Kamu selalu lupa membawa kunci rumah ketika kamu keluar rumah, dan saya
harus memberikan kaki saya supaya bisa mendobrak pintu, dan membukakan pintu
untukmu ketika pulang.”.

“Kamu suka jalan-2 ke luar kota tetapi selalu nyasar di tempat-tempat baru
yang kamu kunjungi, saya harus menunggu di rumah agar bisa memberikan mata
saya untuk mengarahkanmu. “

“Kamu selalu pegal-2 pada waktu ‘teman baikmu’ datang setiap bulannya, dan
saya harus memberikan tangan saya untuk memijat kakimu yang pegal.”

“Kamu senang diam di rumah, dan saya selalu kuatir kamu akan menjadi ‘aneh’.
Dan harus membelikan sesuatu yang dapat menghiburmu di rumah atau
meminjamkan lidahku untuk menceritakan hal-hal lucu yang aku alami.”

“Kamu selalu menatap komputermu, membaca buku dan itu tidak baik untuk
kesehatan matamu, saya harus menjaga mata saya agar ketika kita tua nanti,
saya masih dapat menolong mengguntingkan kukumu dan mencabuti ubanmu.”

“Tanganku akan memegang tanganmu, membimbingmu menelusuri pantai, menikmati
matahari pagi dan pasir yang indah. Menceritakan warna-2 bunga yang
Bersinar dan indah seperti cantiknya wajahmu”.

“Tetapi sayangku, saya tidak akan mengambil bunga itu untuk mati. Karena,
saya tidak sanggup melihat air matamu mengalir menangisi kematianku.”

“Sayangku, saya tahu, ada banyak orang yang bisa mencintaimu lebih dari saya
mencintaimu. “
“Untuk itu sayang, jika semua yang telah diberikan tanganku, kakiku, mataku,
tidak cukup bagimu.Aku tidak bisa menahan dirimu mencari tangan, kaki, dan
mata lain yang dapat membahagiakanmu. “

Air mata saya jatuh ke atas tulisannya dan membuat tintanya menjadi kabur,
tetapi saya tetap berusaha untuk membacanya. “Dan sekarang, sayangku, kamu
telah selasai membaca jawaban saya. Jika kamu puas dengan semua jawaban
ini,dan tetap menginginkanku untuk tinggal di rumah ini, tolong bukakan
pintu rumah kita, saya sekarang sedang berdiri disana menunggu jawabanmu.”

“Jika kamu tidak puas, sayangku, biarkan aku masuk untuk membereskan
barang-barangku, dan aku tidak akan mempersulit hidupmu. Percayalah,
bahagiaku bila kau bahagia.”.

Saya segera berlari membuka pintu dan melihatnya berdiri di depan pintu
dengan wajah penasaran sambil tangannya memegang susu dan roti kesukaanku.

Oh, kini saya tahu, tidak ada orang yang pernah mencintai saya lebih dari
dia mencintaiku.

Itulah cinta, di saat kita merasa cinta itu telah berangsur-angsur hilang
dari hati kita karena kita merasa dia tidak dapat memberikan cinta dalam
wujud yang kita inginkan, maka cinta itu sesungguhnya telah hadir dalam
wujud lain yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya.

Seringkali yang kita butuhkan adalah memahami wujud cinta dari pasangan
kita, dan bukan mengharapkan wujud tertentu.

Karena cinta tidak selalu harus berwujud “bunga”.

“sebuah tulisan dari milis SMA, semoga menggugah.”

Alfred P. Sloan: Dari Insinyur Listrik Menjadi CEO

 

Alfred Pritchard Sloan, lahir di New Haven, Connecticut, 23 Mei 1875. Sebagai seorang CEO, beliaulah yang membesarkan General Motors. Seorang yang gigih dan berprestasi, baik sebagai mahasiswa maupun sebagai pemimpin. Saat menjadi pemimpin, dia adalah seseorang yang mempunyai visi yang jauh ke depan.

 Image

 

  • Anak pertama dari lima bersaudara. Kakeknya adalah seorang Pendeta Metodist.
  • Ayahnya seorang masinis dan mitra pengimpor teh dan kopi.
  • Pada umur 10 tahun, keluarganya pindah ke Brooklyn, New York.
  • Dia sangat aktif di gereja Metodist.
  • Dia merupakan siswa berprestasi, diterima di MIT pada umur 17 Tahun, mengambil bidang Teknik Listrik.
  • Setelah lulus dia bekerja di sebuah perusahan mesin kecil, Hyatt Roller Bearings di New Jersey.
  • Dia mempunyai visi jauh ke depan, dia memaksa perusahaan untuk membuat bantalan antifriksi.
  • Umur 23 menikah dengan Irenne Jackson dari Massachuset.
  • Umur 24 dipercaya menjadi presiden HRB. HRB berkembang sangat pesat.
  • Tahun 1916 (umur 41), HRB join dengan United Motors.  APS tetap menjadi presiden.
  • Dua tahun kemudian bergabung dengan General Motors. Jabatannya menjadi exco yaitu vice president of charge accecoris.
  • Umur 48 menjadi  CEO General Motors, setelah 5 tahun bergabung.
  • Dari tahun 1923-1946 dia menjadi CEO GM, kemudian menjadi Ketua Dewan Komite sampai tahun 1956 lalu pensiun.
  • Beliau tidak merokok, jarang minum-minum dan menjauhi olahraga golf.
  • APS wafat tahun 1966, pada umur 90 tahun karena serangan jantung. Dia adalah seorang dermawan yang meninggalkan warisan yayasan yang  bergerak di bidang sosial.

Image

Apa yang dilakukan beliau terhadap General Motors?

Pada awal tahun 1920an, General Motor hanya menguasai 12% penjualan kendaraan di USA, namun selama masanya CEO Sloan, penguasaan meningkat menjadi 52% pada tahun 1952. Apa yang dilakukan Sloan lebih ke restrukturisasi manajemen, dimana proses administrasi dilakukan secara terpusat sedangkan proses operasi secara desentralisasi. Produk-produk yag dihasilkan memiliki divisi masing-masing sehingga lebih pemrosesannya menjadi lebih detail dan tidak tumpang tindih. GM memiliki beberapa brand kendaraan, dengan kondisi itu, Sloan mengatur agar tiap brand memiliki segmentasinya masing-masing sehingga tidak saling konflik.

Pada awal Sloan menjadi CEO, dia mengidentifikasi bahwa GM memiliki masalah di produksi dan manajemen, oleh karena itu Sloan banyak melakukan perubahan. Untuk lebih mengenal jauh GM, bisa dilihat disini.

Nilai-nilai yang dimiliki beliau

  1. Usaha yang tak kenal lelah dalam mengejar prestasi, dibuktikan dengan membawa HRB menjadi perusahaan yang besar.
  2. Profesional, dia sadar betul akan tugasnya.
  3. Visi yang besar dan jauh ke depan, menjadikan GM sebagai American Dream.
  4. Mampu menganalisis dan menyelesaikan masalah perusahaan sewaktu di GM, sewaktu menjadi CEO, GM mengalami masalah di produksi dan manajemen.
  5. Meletakan dasar-dasar kemajuan bagi penerusnya, yaitu manajemen yang sudah mapan dan terstruktur baik.
  6. Alfred P. Sloan adalah seorang dermawan dan religius. Dia tidak merokok dan jarang minum. Ini merupakan contoh yang baik.

Salut buat Mr. Sloan!

Image

 

Sumber

http://www.sloan.org/pages/18/who-was-alfred-p-sloan-jr

http://www.nytimes.com/learning/general/onthisday/bday/0523.html

http://www.lvrj.com/drive/44579392.html

http://id.wikipedia.org/wiki/General_Motors

http://id.wikipedia.org/wiki/Alfred_P._Sloan

Debat Adu Mulut

Hari pertama di tahun 2012 diawali dengan suatu hal yang sangat tidak biasa. Siang tadi, saya dikatain goblok oleh seseorang. Dengan hati yang panas, muncul adu mulut berkepanjangan.
Masalahnya apa? Hehm, ini tentang hal yang sangat sepele sebenarnya. Namun saya ga mau bahas disini.
Adu mulut tadi ga perlu terjadi seandainya saya lebih arif dan berkata, “Terimakasih, saya anggap itu sebagai pujian.” Mungkin denga kalimat itu, adu mulut gak akan berkepanjangan.
Namun apa lacur, jika emosi sudah naik, semua jadi terasa sulit. Jiwa yang ga mau ngalah lebih mendominasi. Mungkin hal ini wajar karena yang ngatain saya tadi umurnya beda diatas 4 tahun dengan saya.
Oke, nasi sudah menjadi bubur. Adu mulut sudah terjadi. Sejujurnya saya menyesal, seharusnya ini tidak berkepanjangan. Jika dilihat dari segi teknik atau engineering, apa yang saya lakukan tadi efektif tapi ga efisien, artinya dari segi tujuan  tercapai (adu mulut akhirnya selesai), tapi dari “harga” yang harus dibayar sangat diluar batas (perlu waktu yang lama buat adu mulut).
Oh men, hari minggu, di awal tahun 2012, hal seperti ini terjadi. Saya masih inget bahwa hari terburuk saya di tahun 2011 ada di tanggal 13 Feb dan 30 Oktober. Saya gak nyangka bahwa baru beberapa belas jam menikmati 2012, hal buruk sudah terjadi.
Sekali lagi, hal buruk ini sebenernya gak perlu terjaadi kalo saya lebih arif. Oke saatnya bangkit dan berbenah diri.

nb: adu mulut ini sebenernya ambigu, istilah yang saya pake adalah istilah makna kiasan atau konotasinya ya, bukan denotasi. hehe

Pray (Devotional by Christian Mendrofa)

Today, at PD (Persekutuan Doa) LISTEN, ther was something special happened. In my opinion, yes it was special. Devotional was taken by Christian Mendrofa (called Christian), alumnee of Listen year 2010. He was a Head of Listen, 2008-2009. His speech was about pray, taken from Matthew 6.

With my greatest condolance, a week ago, Christian’s mother went to Heaven. I was so sad to hear that. In a part of devotional, Christian shared about his mother’s pray. The beloved one has prayed for Christian about university that have to taken by Christian. I supposed that was memorable moment for him.

Today, I was blessed by Christian, for his devotional, for his sharing about his mother.

Christian Mendrofa, two thumps up for you. :)

The Engineering Student Survival Student part1

Tag

Engineering is a great profession. Engineers must elevate the standards of living and add to the comforts of life. Engineering students are perceived to have a heavier workload than average students. I feel proud to become engineering students.
“Engineering is not science. Engineering generally don’t ‘do’ science. Science is about discovering the natural. Engineering is creating the artificial.”
Chapter One : Defining Success
Quote:
“Science can amuse and fascinate us all, but it is engineering that changes the world” –I.Assimov
One thing about engineering is about their life, that is, Engineering is hard and they must work very hard. But, it makes engineering is cool.
Let us make definition of success. For me, success is what makes you happy. Just simple like that.

Chapter Two : Covering Bases
Quote :
“Now, if you put a hot dog into flashlight, nothing happens.” –BN
All engineers must have good grounding bases at science like math, physics, chemistry and biology if necessary. As engineering students, they don’t necessarily have to like math or sciences, but they should be confident in their ability to think analytically and solve problems.
Tools of Engineering Students:
1. Dictionary and Thesaurus
2. Paper writing/guide
3. Scientific calculator
4. Personal computer and modem
5. Hand Book

Chapter Three : The Undergrade Engineering Experience
The undergrade engineering experience is unique to engineers and incompressible to almost everyone else, not because in that period they learn every laws, formulas an methods, but, they are teached to think analytically and become a problem solver.
Chapter Four : Choosing a Major and Selecting Classes
Quotes about engineering :
“Engineering is a profession in which knowledge of the mathematical and natural sciences gained by study, experiences and practice is applied with judgement to develop ways to utilize, economically, the materials and forces of nature for benefit of human mankind.” –ABET
“Engineering problems are under defined. They are many solutions, good, bad and indifferent. The art is to arrive good solutions. This is creative activity, involving imagination, intuition and deliberative choices.” –Sir Ove Arup
Remember that an added distinction to our degree is always nice. It offers more flexibility in job search.

Chapter Five : More Staying Awake?
Quote :
“It is through science that we prove, but through intuition that we discover.” -JH Poincare
Note Taking at the class:
1. Pay attention and listen actively
2. Use binders and bring it anywhere
3. Date everythings!!!
4. Copy everything that the Professor writes down
5. Leave gaps in notes
6. Use more than one ink
7. Highlight, box, underline important definitions, formulas etc.
8. Use abbreviations
9. Title examples
How to get better in the class:
1. Bring what you need to class: your body (absolutely), stationery, text book.
2. Avoid chatty friends.
3. Be prepared.
4. If still unclear about something, talk to the professor.
5. Keep at it.
Chapter Six : Outside the Classroom
Workload consist of problem sets, lab reports and projects. Maintenance studying is important. As engineering students, you must do a lot of problem sets, as much as you can.
Maintenance Studying :
1. Read text book
2. Learn important terminology
3. Work examples problem
4. Interact with it
5. Takes notes from it

cont’d

Retreat 2011

Bukan karena kuat dan gagah, melainkan hanya karena kasih Allah semata.

Terimakasih Tuhan, jika retreat bisa berjalan sesuai dengan kehendak-Mu. :’)

Blackpepper Resto

Today, after have a church in Dago, I want to eat steak. I have not take a meal since morning, so I can satisfy myself with delicious steak.

Startly I want to went to Suis Butcher. In this place, steak’s price range from 30-60k. Unfortunately, this place is so crowded. So I decided to went to blackpepper resto.

Now, I am waiting for menu.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.